Bunuh diri
aku yakin bahwa bunuh diri dengan senjata api di dahi adalah bunuh diri tercepat. hanya membutuhkan keberanian besar untuk menarik pelatuknya.
mungkin diawal akan terasa sakit luar biasa. tapi dengan hanya satu atau dua detik, kau tidak akan merasakan apa-apa lagi. your soul is free to go. your burden in this life has gone.
aku akan memilih bunuh diri dengan cara cepat daripada bunuh diri secara pelan-pelan.
tapi semesta justru membunuhku perlahan tanpa membiarkanku memilih pilihan yang lain. Ia bahkan tidak memberikanku pilihan apapun. semesta berdarah dingin. menyuguhkan skenario baru dengan banyak penderitaan didalamnya. sepertinya semesta senang melihatku menangis jingkar sampai tangis itu berubah tawa dan aku benar-benar gila.
itu namanya bunuh diri.
jika dilihat sekilas aku adalah luka yang paling tidak terlihat. dibalik teman-temanku yang ceria, aku menyembunyikan diri. jika diterawang dan dilihat lebih dekat, kau bisa melihat betapa hancurnya aku. aku adalah serpihan kaca yang pecah hingga halus. aku adalah suara garang yang memecah keheningan. aku adalah kanker yang menang dari kemoterapi. aku adalah rasa sakit.
"even just one word that came out of my mouth could be the end of my life."
ABOUT THE AUTHOR
Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible
0 Comments:
Post a Comment